Search

Kamis, 27 Desember 2012

Penilaian Kinerja Perusahaan


Informasi dan gambaran perkembangan keuangan perusahaan dapat diperoleh dengan mengadakan interpretasi dari laporan keuangan, yakni dengan menghubungkan elemen-elemen yang ada dalam laporan keuangan seperti elemen- elemen dari berbagai aktiva satu dengan lainnya, elemen-elemen pasiva yang satu dengan lainnya, elemen aktiva dengan pasiva, elemen neraca dengan elemen-elemen laba rugi yang bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kondisi keuangan perusahaan karena laporan keuangan merupakan cerminan kinerja manajemen selama setahun.

Ada beberapa pengelompokan jenis rasio keuangan (Sutrisno: 2007, 215), pertama nenurut sumber dari mana rasio dibuat dikelompokkan menjadi rasio neraca (balance sheet ratio), rasio laba rugi (income statemen ratio) dan rasio antar laporan keuangan (inter statement ratio), kedua jenis rasio berdasarkan tujuan penggunaan yang bersangkutan dikelompokkan menjadi rasio likuiditas (liquidity ratio), rasio leverage (leverage ratio), rasio aktivitas (activity ratio), rasio keuntungan (profitability ratio) dan rasio penilaian (valuation ratio).

Sabtu, 08 Desember 2012

Keputusan Investasi


 Keputusan investasi mempunyai dimensi waktu jangka panjang, sehingga keputusan yang akan diambil harus dipertimbangkan dengan baik, karena mempunyai konsekuensi berjangka panjang pula. Keputusan investasi sering disebut sebagai capital budgeting yakni keseluruhan proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai pengeluaran dana yang jangka waktu kembalinya dana tersebut melebihi satu tahun. Perencanaan terhadap keputusan investasi ini sangat penting karena beberapa hal : (Sutrisno, 2007: 121-122)
a.  dana yang dikeluarkan untuk keperluan investasi sangat besar, dan jumlah dana yang besar tersebut tidak bisa diperoleh kembali dalam jangka pendek atau diperoleh sekaligus;
b. dana yang dikeluarkan akan terikat dalam jangka panjang, sehingga perusahaan harus menunggu selama jangka cukup lama untuk memperoleh dana tersebut;
c.  keputusan investasi menyangkut harapan terhadap hasil keuntungan di masa yang akan datang. Kesalahan dalam mengadakan peramalan akan dapat mengakibatkan terjadinya over atau under investment, yang akhirnya akan merugikan perusahaan;
d.  keputusan investasi jangka berjangka panjang, sehingga kesalahan dalam pengambilan keputusan akan mempunyai akibat yang panjang dan berat, serta kesalahan dalam keputusan ini tidak dapat diperbaiki tanpa adanya kerugian yang besar.

Rabu, 05 Desember 2012

Dampak Tayangan TV


Tayangan televisi ditengarai telah mempengaruhi munculnya perilaku negatif (agresif dan konsumtif) di kalangan anak-anak dan remaja. Hampir seluruh sajian acara di televisi disuguhkan untuk konsumsi penonton dewasa. Sementara acara untuk anak-anak boleh dibilang sangat minim. Selain itu, sebagian besar jam tayang televisi (terutama TV swasta) menyajikan tayangan-tayangan yang bersifat informasi dan hiburan (infotainment). Bahkan dapat dikatakan wajah tayangan televisi kita didominasi oleh sinetron dan informasi selebriti.

Ironinya, alur cerita yang ada belum beranjak dari isu perselingkuhan, percintaan, dan kekerasan. Situasi ini semakin diperparah oleh jam tayang yang “memaksa” anak-anak ikut menonton. Bila dicermati lebih mendalam, ternyata dampak tayangan TV tidak hanya mempengaruhi pola tingkah laku, tetapi juga mempengaruhi pola tutur kata anak. Ungkapan “papa jahat” atau “mama jahat” acap diucapkan seorang anak manakala orang tuanya tidak mengabulkan permintaan anaknya. Contoh lain, seorang anak juga sering mengatakan kata-kata yang mengandung unsur kekerasan atau kata-kata negatif seperti “bodoh”, “aku bunuh kau”, “aku benci kamu”, atau “emangnya gue pikirin”