Informasi dan gambaran perkembangan keuangan
perusahaan dapat diperoleh dengan mengadakan interpretasi dari laporan
keuangan, yakni dengan menghubungkan elemen-elemen yang ada dalam laporan
keuangan seperti elemen- elemen dari berbagai aktiva satu dengan lainnya,
elemen-elemen pasiva yang satu dengan lainnya, elemen aktiva dengan pasiva,
elemen neraca dengan elemen-elemen laba rugi yang bertujuan untuk memperoleh
gambaran tentang kondisi keuangan perusahaan karena laporan keuangan merupakan
cerminan kinerja manajemen selama setahun.
Ada beberapa pengelompokan jenis rasio keuangan
(Sutrisno: 2007, 215), pertama nenurut sumber dari mana rasio dibuat
dikelompokkan menjadi rasio neraca (balance
sheet ratio), rasio laba rugi (income
statemen ratio) dan rasio antar laporan keuangan (inter statement ratio), kedua jenis rasio berdasarkan tujuan
penggunaan yang bersangkutan dikelompokkan menjadi rasio likuiditas (liquidity ratio), rasio leverage (leverage ratio), rasio aktivitas (activity ratio), rasio keuntungan (profitability ratio) dan rasio penilaian
(valuation ratio).